Competitor???

Pernah seorang klien bertanya kepada saya, “Bagaiamana Pak Anta mengadapi kompetitor-kompetitor bapak?” Lalu saya menjawab, “Maaf Bu, saya tidak punya kompetitor kecuali diri saya sendiri.” Langsung dia sedikit bingung dan melanjutkan bertanya, “Maksud bapak?”

Jika Anda melihat diri Anda sebagai palu, maka Anda akan melihat orang lain menjadi pakunya. Sebaliknya saat Anda menganggap orang lain paku (ancaman), maka Anda akan mulai berperilaku seperti palu (melawan dan menghancurkan). Ya benar, bahwa bisnis ada persaingan. Tapi selalu ada pilihan yang dapat Anda pilih dalam membangun bisnis Anda:

1. Fokus pada kelemahan lawan atau fokus pada kekuatan sendiri?
Apa pun yang Anda lakukan dalam berbisnis pasti akan menguras energi, baik saat Anda memikirkan bisnis orang lain atau bisnis sendiri. Semuanya hanya tentang pilihan. Apakah Anda ingin menghabiskan energi untuk mencari kelemahan orang lain atau fokus memperbaiki diri dan mempertajam kemampuan diri Anda sendiri? Pilihan ada ditangan Anda.

2. Secara konsisten mencari cara untuk menjatuhkan lawan atau terus berinovasi untuk kemajuan sendiri?
Jika Anda selalu dikuasai nafsu untuk menghancurkan orang lain, maka jangan-jangan Anda pada akhirnya tidak akan mempunyai waktu untuk memikirkan cara-cara baru yang kreatif dan inovatif agar tetap relevan dengan kebutuhan sekarang dan perkembangan jaman. Keputusan ada ditangan Anda.

3. Menganggap orang lain sebagai lawan atau menyadari bahwa diri sendirilah lawan terberat yang harus dikalahkan?
Pesaing terberat saya adalah diri saya sendiri. Saya harus lebih baik dari tahun lalu, bulan lalu, bahkan dari kemarin. Saya yakin bahwa saya tidak akan mampu seperti mereka dan mereka juga tidak akan persis sama dengan saya. Sangat banyak elemen-elemen yang membangun kesuksesan sebuah bisnis, bukan hanya produk/jasa yang dapat ditiru. Percayalah!

Jadi, siapakah kompetitor Anda? Apakah yang harus Anda lakukan dalam bisnis Anda sekarang? Bagaimana Anda akan memanfaatkan energi Anda?

By Antakirana | Coach & Motivator

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Herwin says:

    Saya sangat setuju dengan statement Fokus pada lawan akan menguras energi, menjadi tdk punya waktu utk berkreasi dan berinovasi.

    Fokuslah pada kekuatan diri sendiri dan mengembangkannya, itu jauh lebih baik.

    Like

  2. Sebuah quotes yg inspiring, Pak Anta…
    I love it…

    Samudera begitu luas untuk kita saling bertabrak-tabrakan atau saling menghancurkan, sudah saatnya red ocean strategy pindah ke concept blue ocean strategy…. kita menggeser paradigma dari competition ke contribution…

    Thanks Pak Anta…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s